Skip to main content

Posts

Showing posts with the label corat-coret

Untuk Anda Calon Pemimpin Bangsa.. *racauan pagi ini

"Wahai Presiden kami yang baru.... Kamu harus dengar suara ini.. Suara yang keluar dari dalam hati.. Suara yang penuh kebosanan..." (Iwan Fals, Manusia Setengah Dewa) 9 Juli 2014. Hari masih pagi. Seperti dugaan saya, TPS 9 tempat saya terdaftar sebagai pemilih  masih sangat lengang. Alasannya sudah jelas : banyak yang ketiduran karena menonton bola semalam. Baguslah, berarti saya ga perlu lama-lama antri menunggu giliran untuk mencoblos. Setelah menyerahkan A5 saya kepada petugas, saya duduk di kursi antrian sambil memperhatikan para petugas yang sibuk dengan kertas-kertas dihadapannya.  5 tahun lalu, saat pilpres 2009, bapak saya ada diantara mereka, sebelum beliau berpulang untuk selama-selamanya. Sedang asik dengan pikiran saya sendiri, tiba-tiba saya mendengar nama saya di panggil. Saya melangkah maju, Surat suara lalu diberikan. Lebih kecil, lebih simpel, karena hanya ada dua pilihan. 1 atau dua. Saya pun masuk ke bilik suara dan membuka sura...

About having a kid and Being a Mom ( A Crap of A Friend )

"You'll fall in love to your kid at the moment when you know that you're pregnant"  (Najwa Shihab) Entah sejak kapan gw mulai kepikiran untuk punya anak, mungkin setahun belakangan, atau lebih, pas nya gw g tau. Yang gw tau betapa gw iri pada mereka yang sudah menjadi ibu. Itu saja. Tentang memiliki anak yang menjadi tanggung jawab seumur hidup dunia akhirat. Mungkin karena bahkan di umur sekarang, gw masih g tau apa yang gw mau, gw g tau apa yang mesti gw lakukan. Dan memiliki anak adalah tentang bertanggungjawab pada hidup seseorang, pada pendidikannya, pada masa depannya. Hal yang bagi gw merupakan sebuah tujuan hidup yang terang benderang yang hanya perlu dijalani once u have them. G perlu mikir tentang apa yang diinginkan, tentang bagaimana harus dijalani, semua terjadi begitu saja. Jalannya sudah jelas.  Punya anak adalah tentang memiliki rasa cinta pada sesuatu yang unconditional. Pamrih maupun lelah atau segala sulit yang akan datang nantinya will...

Judulnya apa bagus?

Jadi ceritanya, Si Jupri, motor tua peninggalan bapak saya ngadat lagi. Sepagian saya sudah harus berkeringat gegara mendorong doski ke bengkel terdekat. Sial benar,pikir saya. Dalam kejadian ini, saya punya 4 orang pahlawan yang super sekali. 2 orang pertama adalah tetangga yang awalnya membantu saya 'menghidupkan' si jupri (namun gagal), 1 orang berikutnya adalah ibu-ibu penjaga kios yang menunjukkan kepada saya dimana letak bengkel terdekat (sebab bengkel dekat rumah masih tutup). Dan terakhir tentunya, adalah om-om pemilik bengkel, yang telah membantu saya 'membangunkan' si jupri. Setelah berpeluh-peluh mendorong jupri beberapa ratus meter, saya yang anggun ini akhirnya tiba di bengkel yang ditunjukkan oleh ibu-ibu tadi. Thanks God, bengkelnya sudah buka. Si om pemilik bengkel pun bertanya: “ Kenapa mbak?” “ Mogok pak, ndak mau idup” Si om langsung mengambil alih jupri dan saya segera mencari bangku untuk bisa duduk (hampir saja saya duduk di atas ta...

Antara Bubur, Pengamen dan Ibu-Ibu PNS berseragam KORPRI

Pagi itu, saya yang kelaparan gegara gak makan dari  kemarin siang, memutuskan untuk kabur sejenak dari kantor untuk mencari sesuap pengganjal perut. Karena satu jam sebelumnya saya sudah melahap sebungkus nasi kuning *ketauan dah kejombean saya :p*, maka saya memutuskan untuk makan bubur manado. Pilihan saya jatuh pada sebuah warung makan langganan di jalan Pramuka Palu. Bagi saya bubur manado di tempat itu adalah bubur manado termaknyos di kota lembah kesayangan ini. Buburnya lembut, terasinya muantap. Farah Quinn pasti ga bisa masak yang seenak ini. Ahahaha. Maka bergegaslah saya memacu si Jupri menuju warung tersebut. Setiba di TKP, saya agak sedikit kecewa. Warung makan itu penuh sesak dengan ibu-ibu PNS berseragam korpri. Sepertinya mereka sekantor sedang ditraktir atasannya ato gimana, yang pasti, nyaris tidak ada bangku kosong bagi saya untuk menikmati semangkuk bubur di warung itu. Saya nyaris mengurungkan niat untuk makan, ketika mata saya menangkap sebuah bangku ko...

Dalam Dekapan Ukhuwah....

Karena beda antara kau dan aku sering jadi sengketa.. karena kehormatan diri sering kita tinggikan di atas kebenaran.. karena satu kesalahanmu padaku seolah menghapus sejuta kebaikan yang lalu.. wasiat Sang Nabi itu rasanya berat sekali, “jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara” mungkin lebih baik kita berpisah sementara, sejenak saja.. menjadi kepompong dan menyendiri.. berdiri malam-malam, bersujud dalam-dalam.. bertafakkur bersama iman yang menerangi hati.. hingga tiba waktunya menjadi kupu-kupu yang terbang menari.. melantun kebaikan di antara bunga, menebar keindahan pada dunia.. lalu dengan rindu kita kembali ke dalam dekapan ukhuwah.. mengambil cinta dari langit dan menebarkannya di bumi.. dengan persaudaraan suci: sebening prasangka, selembut nurani, sehangat semangat, senikmat berbagi, dan sekokoh janji.. -DALAM DEKAPAN UKHUWAH, SALIM A FILLAH-

Tidak Tahu Diri

Tidak tahu diri. Ya, kita ini adalah makhluk yang tidak tahu diri. Diberi A menuntut B. Tidak diberi A, menuntut diberi. Tuhan jadi 'bingung', Mau kita apa sebenarnya? Kita kerap mengeluh. Merasa kurang ini kurang itu. Merasa tidak punya ini, tidak punya itu. Meminta apa yang kita inginkan meski sebenarnya tidak kita butuhkan. Kita kerap menyempitkan makna rezeki, selalu hanya terbatas pada materi,  melupakan makna rejeki yang hakiki. Bukankah kita masih  bisa bernapas hari ini adalah rejeki? Bukankah kita masih  bisa berjalan hari ini adalah rejeki? Bukankah kita masih  bisa makan hari ini adalah rejeki? Tengok diri kita ke dalam cermin. Lihat ada berapa mata kita, hidung kita, mulut kita. Bukankah mereka masih berfungsi sebagaimana mestinya? Adakah sesuatu yang cacat kita temukan? Lalu apa yang kita keluhkan? Hidup yang pas-pas an? Jodoh yang tak kunjung datang? Pekerjaan yang belum mapan? Kita tidak akan selamanya memperoleh apa yang kita ingin...

HABIBIE DAN AINUN: Sebuah Inspirasi Tentang Cinta Sejati

Baharuddin Jusuf Habibie atau BJ Habibie, mantan menristek di era orde baru dan presiden RI ke 3 adalah idola saya sejak kanak-kanak. Saya masih ingat, waktu itu saya kelas 2 SD dan baru belajar membaca. Di majalah Bobo dipampang profil beliau dan kisahnya membuat N250 Gatotkoco, pesawat pertama buatan anak negeri  yang fenomenal. Dan BJ Habibie adalah otak dibalik kesuksesan itu. Masih kelas 2 SD,namun saya bisa merasakan atmofser kebanggaan sebagai anak bangsa, bahwa pada akhirnya negara ini bisa membuat pesawat terbang sendiri. Sejak saat itu, sosok BJ Habibie menjadi idola saya. Saya tak menyangka bahwa otak  encer Habibie bukanlah satu satunya daya tarik yg bisa dikagumi dr dirinya, kisah cintanya bersama sang istri adalah sesuatu yang bisa menjadi inspirasi. Suatu hari saya membaca biografi yang ditulis oleh BJ Habibie sendiri, Habibi dan Ainun judulnya. Buku itu berisi tentang kisah hidup serta perjalanan cinta BJ Habibie dan Ibu Hasri Ainun, bagaimana mereka menj...

When Everybody Asking.....

Beberapa waktu lalu saya lagi asik twit-twitan sama seorang teman. Ehm. Bukan teman sih, let say, mantan’student’ waktu saya  masih ngajar di Easy English.  Trus dia tanya: ’ Ma’am..have you found your Mr.Right?? ” Agak kaget juga dengan pertanyaan bocah ini. Gak ada angin gak ada ujan, kok nanya kayak gitu. Kayaknya orang-orang di sekitar saya udah mulai penasaran dan bertanya-tanya, mengapa di usia saya yang.. well..boleh dikatakan dewasa saya belum pernah sekalipun terlihat jalan bersama seorang lelaki(kecuali sohib saya dan sodara sepupu saya). Sama halnya seperti ketika kemarin saya pergi menghadiri sebuah pesta pernikahan teman kantor. Bapak, rekan kerja saya bertanya” Dengan siapa ka?” Jawab saya” Sendiri pak” Dahi si bapak langsung berkerut heran” Lho, paitua nya mana?? (‘paitua’ means  suami or pacar) Sayapun tertawa:” hahaha…belum ada pak’ Si bapak (beserta istrinya)pun memandangi saya dengan tatapan aneh. Lain lagi ke...

Number One For Me *attribute to every momma

I was a foolish little child Crazy things I used to do And all the pain I put you through Mama now I’m here for you   For all the times I made you cry The days I told you lies Now it’s time for you to rise For all the things you sacrificed Oooh If I could turn back time rewind If I could make it undone I swear that I would I would make it up to you Oooh If I could turn back time rewind If I could make it undone I swear that I would I would make it up to you Mom I’m all grown up n...

Renungan Tentang Mati...

ada kalanya pikiran tentang kematian terbesit dalam kepalaku.. wajar memang.. sebagai manusia yang beriman saya percaya bahwa kematian memang pasti akan datang menjemput kita entah kapan..hanya Allah yang tahu.. namun semuanya telah ditentukan..dan sudah terjadwal di'Agenda-Nya kematian adalah sebuah kepastian..namun tidak dapat diprediksi.. pengalaman kehilangan papa, satu setengah tahun yang lalu, semakin membuat saya tersadar akan hal itu... bagaimana tidak, tanpa tanda2..tanpa prediksi, dalam keadaan yang sehat walafiat,tiba2..papa 'pergi..malaikat maut menjemputnya,..membawanya ke kehidupan barunya yang jauh... .untuk beberapa saat, saya merasa sedang bermimpi, karena semuanya berjalan begitu cepat..butuh beberapa waktu bagi saya untuk benar2'terbangun'.kala itu... banyak orang yang tidak menyangka, tetapi begitulah..sapa yanng bisa memprediksi kematian?tidak ada.. bahkan rasulullah pun tidak tahu kapan ia akan wafat.. Seperti nasib,rejeki dan jod...

Euro 2012: The Dream Final!

Yay! Malam ini perhelatan akbar sepakbola di benua biru akan segera berakhir. Yeah, Spanyol vs Italy bakal jadi laga pamungkas Euro 2012. Dream final? yeah..mostly people berpendapat begitu, Kedua tim merupakan raksasa di benua tua. Masing-masing negara memiliki liga terbaik dan prestisius di level dunia. Spanyol dengan La Liga-nya dan Italy dengan Liga Calcio-nya. Masing masing liga kerap melahirkan bintang-bintang sepakbola kenamaan. Wajar, bila sepakbola kedua negara dianggap sebagai kiblat bagi sepakbola modern. Eniwei, kalo di suruh memilih antara Spanyol atau Italia, saya dengan sepenuh hati, tulus dan tanpa paksaan akan memilih La Furia Roja alias Tim Matador Spanyol. Why? Because I hate Italy. That simple. Mengapa saya tidak menyukai tim berjuluk Gli Azzuri tersebut? Jawabannya adalah...eng..ing..eng.. Saya tidak suka. Why do I Hate Italia? Sejak kali pertama saya tau sepak bola, waktu itu saya masih muda dan unyu-unyu, masih SMP. Waktu itu Piala D...

Yang Hilang Kala Ramadhan Tiba....

Salah satu hal yang paling kita rindukan ketika Ramadhan tiba adalah kehangatan keluarga. Menjalankan ibadah puasa di tengah-tengah orang terkasih adalah suatu nikmat yang tiada terkira. Itulah mengapa banyak perantau yang memilih mudik di hari hari awal puasa. Alasannya agar biasa dapat awal puasa bersama keluarga di rumah. Memang tak bisa dipungkiri. Di tengah-tengah keluarga, menjalankan ibadah puasa itu terasa semakin khusyuk dan menyenangkan. Sahur bersama, buka bersama, solat dan ngaji pun berjamaah. Namun semakin saya besar, suasana Ramadhan semakin terasa ada yang kurang. Waktu yang melesat begitu cepat, mengubah beberapa hal dalam kehidupan manusia. Kadang kita berharap waktu dapat statis, agar orang-orang yang kita cintai selalu berada bersama kita. Ramadhan bertahun-tahun lalu, waktu saya masih kanak-kanak, adalah masa-masa Ramadhan terindah dalam hidup saya. Masih ada Papa dan Nenek di tengah-tengah kami. Ramadhan terasa begitu meriah. Bila s...