Skip to main content

STILL ABOUT NOVEMBER

Masih tentang November, Orang yang lahir di bulan November konon katanya memiliki ciri-ciri sifat sebagai berikut:

Sukar untuk dimengerti atau difahami sikapnya.(ya!)
Berfikiran ke depan.(ya!)
Berfikiran unik dan bijak.(ya!)
Penuh dengan idea-idea baru yang luar biasa.(ya!)
Pemikiran yang tajam.(setajam silet!maybe ya)
Daya firasat yang sangat halus dan tinggi.(ya!)
Bagus untuk jadi Dokter.(dokter malpraktek, ya!)
Cermat dan teliti.(tidak)
Sifat yang berahasia, pandai mengorek dan mencari rahasia.(ya!)
Banyak berfikir, kurang bicara tetapi mesra.(ah yang benar, jadi maluu.#ngok!)
Berani, pemurah, setia, dan sabar.(Ah jangan terlalu memuji#bersemu)
Terlalu degil dan keras hati.(masa iya?)
Tidak suka marah kecuali digugat.(hmmm...)
Pandai mendorong diri sendiri.(ya!)
Tidak menghargai pujian.(apalagi pujian yang bullshit bin gombal, sangat ya!)
Kekuatan semangat dan daya juang yang sangat tinggi dan apabila hendak sesuatu akan mencoba sampai berhasil.(sangat YA!)
Kasih sayang dan emosi yang sangat mendalam.(ya!)
Romantik.(sepertinya ya, prett!)
Tidak pasti dengan hubungan kasih sayang.(suka menggantung orang lain maksunyda?ya!:P)
Suka duduk atau diam di rumah.(dan tidur di rumah,ya!)
Sangat rajin dan berkemampuan tinggi.(ah maca cihh?akyuu kan jadi maaluuu)
Bercita-cita tinggi.(ya!)
Perangai tidak dapat diramal dan mudah berubah-ubah( a.k.a labil??Ya!)

Comments

Popular posts from this blog

Berburu Megalith di Lembah Besoa

Hamparan alam nan hijau tersaji dihadapan kami ketika mobil avanza yang kami tumpangi memasuki Lembah Napu Kabupaten Poso. Rintik-rintik hujan,semilir angin, udara yang sejuk berbalut kabut tipis menyambut kedatangan kami  di tempat itu. Gunung, padang rumput yang membentang, jalanan yang berkelok-kelok menyatu memberi kesan eksotisme khas pedalaman. Setelah melewati perjalanan darat berjam-jam dari Palu, dengan medan tempuh yang lumayan gak asik, kami akhirnya semakin dekat ke tujuan yaitu Desa Doda, Lembah Besoa, Lore, Kab. Poso. *** Gagasan untuk mengunjungi situs megalitik di lembah Besoa, Napu muncul secara spontan di kepalaku. Awalnya tujuan kami bukan Napu melainkan hanya sampai di Danau Tambing, sebuah danau rekreasi di daerah Taman Nasional Lore Lindu sekitar 3 jam dari kota Palu. Sudah beberapa kali kawan-kawan kantor saya mengajak untuk camping di danau itu, namun saya tolak karena beberapa alasan. Hingga suatu hari, ketika saya dan teman-teman sesama anggota...

SEPUTAR BEASISWA ITEC INDIA

Berhubung belakangan ini banyak teman-teman yang bertanya segala sesuatu tentang program Beasiswa ITEC,akhirnya setelah 3 tahun berlalu (kelamaan yeee? :D), saya memutuskan untuk menuliskan beberapa informasi (yg saya ketahui dan sy alami ) ttg beasiswa ini. Well..berikut ini adalah beberapa hal ttg ITEC yang perlu diketahui. Apa itu ITEC? ITEC adalah singkatan dari Indian Technical and Economic and Cooperation Programme dan merupakan suatu program beasiswa dan training yang dibiayai secara penuh oleh pemerintah India (fully-funded) dan bisa diikuti oleh kurang lebih 161 negara yg merupakan ITEC Partner Countries dimana Indonesia Termasuk salah satunya. Apa saja program training yang ditawarkan? Program Itec menawarkan beberapa bidang   Seperti ekonomi keuangan dan perbankan,manajemen,teknologi informasi ,komunikasi dan bahasa inggris,teknik,dsb.(untuk lebih jelasnya bisa di lihat di brosur yg bisa diunduh di website ITEC www.itec.mea.gov.in ). Ada beragam pro...

SPRING IN ILLINOIS (Catatan Perjalanan Singkat di Kampung Abraham Lincoln Part II)

MULTI ETNIS (Sambungan) Individualistik masyarakat kota besar pun nampak dikeseharian masyarakat Chicago. Tidak ada senyum basa-basi seperti yang biasa dilakukan masyarkat Ames bila berpapasan di jalan. Diversity di Chicago juga sangat Nampak. Orang-orang dari berbagai ras dan etnis nampak dimana-mana. Menurut pengamatan saya, Tidak susah untuk menemukan muslimah berjilbab di kota ini, sebab selama beberapa hari saya di sana, tidak jarang saya melihat atau berpapasan dengan para jilbaber. Kebanyakan mereka berwajah timur tengah. Hal ini semakin menegaskan bahwa pluralism di Amerikas Serikat adalah hal yang biasa. Masyarakat AS sudah terbiasa dengan kehadiran orang-orang dari luar negeri mereka. Selama di Chicago saya telah bertemu dengan orang-orang dari berbagai bangsa, dari asia, Eropa, Afrika, sampai Timur Tengah. Kebetulan hostel tempat kami menginap adalah sebuah hostel yang memilki ‘guest’ dari berbagai negara. Saya sempat berbincang-bincang dengan seorang Yahu...